Tega Membunuh Orang Tua Hanya Karena Tidak Di Belikan Helm

Tega Membunuh Orang Tua Hanya Karena Tidak Di Belikan Helm

GEGETQ – Seorang pelaku yang sudah membunuh ibu kandungnya sendiri di kota Malang. Tersangka mengaku sangat sakit hati ketika dirinya tidak di belikan helm yang di inginkan. Tersangka juga mengaku melakukan ini karena iri dengan perlakuan ibunya yang lebih memilih untuk membelikan sepeda motor untuk kakak kandungnya sendiri.

“Saya sakit hati sekali kepada ibu saya, bukan cuma kali ini saja saya merasakannya. Ibu saya lebih pentingin adik dan kakak saya” Jelas Tersangka yang di ketahui berinisial ADP.

“Saya hanya ingin meminta di belikan helm saja, namun ibu saya malah tidak menghiraukan saya” tambah ADP.

Lelaki yang berasal dari desa Kalirejo, Kecamatan Lawang tega membunuh ibu kandungnya Suyati (41). Korban di bunuh dengan sangat kejam, pelaku memukul kepala korban dengan alat dapur sebanyak 2 kali hingga membuat korban langsung meninggal di tempat. Tidak puas sampai disana, ADP juga melilit leher korban dengan rantai bekas sepeda yang ada di belakang rumahnya.

Setelah membunuh korban, tersangka pun merasa tidak menyesal sama sekali. Dia mengaku sudah sakit hati kepada ibunya itu sudah sangat lama sekali. Tersangka yang tidak melanjutkan sekolahnya itu merasa di perlakukan seperti anak tiri. Beda ketika melihat perlakuan ibunya itu ke saudara kandungnya. Apa yang mereka minta selalu di penuhi tanpa ada basa-basi. Tapi ketika giliran saya meminta apapun itu selalu tidak di kasih.

“Saya sudah lama sakit hati kepada ibu saya itu sejak saya masih kelas 2 SMP. Ibu selalu pilih kasih dan tidak pernah kasih apa yang saya minta. Sedangkan kalau adik dan kakak saya yang minta pasti di kasih” lanjut ADP.

Ketika dia melakukan pembunuhan, tersangka mengaku jika dia sama sekali tidak punya persiapan sekali. Itu terjadi secara spontan. Namun rantai yang ada memang sudah lama berada di belakang rumahnya.

“Rantai itu awalnya bekas sepeda motor kakak saya, saya spontan saja menggunakan itu” ulas pelaku kepada DOMINO QQ.

Sebelum melakukan pembunuhan, dia juga mengaku sudah meminum beberapa botol minuman keras oplosan. Tersangka mengaku bahwa dia meminum minuman keras itu di campur dengan minuman yang menambah energi.

“Saya baru pulang bermain bersama teman-teman, saya juga meminum alkohol yang sudah di campuri extra joss” kata tersangka.

Sekitar membunuh si korban, selasa (26/10) kira-kira pukul 23.30 WIB, tersangka pergi dengan teman-temannya menyaksikan pertandingan futsal. Dan di sana tersangka juga di tawari minuman keras oleh temannya yang sudah bercampur dengan extra joss itu. Namun selang beberapa waktu tersangku pun ketiduran.

Pada jam 02.00 WIB tersangka terbangun dan di penuhi dengan perasaan ragu-ragu. Dia pun sering mondar-mandir di kamar ibu nya dan melihat ibunya sedang tidur pulas. Ketika jam 02.00 WIB tersangka malah melapor ke RT dan bilang bahwa ibunya mati bunuh diri. Namun setelah pihak kepolisian memeriksa di TKP, polisi menemukan beberapa hal yang aneh. Sehingga membuat polisi memeriksa lebih dalam lagi.

Setelah di periksa lebih lanjut, pihak kepolisian pun berkesimpulan bahwa kematian korban ini bukan murni bunuh diri, melainkan di bunuh. ADP pun di tetapkan sebagai tersangkanya. Tersangka keseharianya tinggal bersama adik dan kakanya dirumah itu.

Sementara itu polisi juga menyita beberapa barang bukti seperti rantai bekas sepeda motor yang sedang melilit di leher si korban, bantal yang penuh dengan bercak darah. Tutup DOMINO QQ.

 

Tega Membunuh Orang Tua Hanya Karena Tidak Di Belikan Helm

Posted By :

DOMINO QQ

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*