GEGETQ – Montoknya Toket Tante Irma Yang Sedang Tidur

GEGETQ –¬†Montoknya Toket Tante Irma Yang Sedang Tidur – Awalnya cerita ini ketika sedang liburan kuliah. Saya memang sudah punya rencana untuk balik ke kampung halaman saya. Namun tidak terasa pesawat yang saya tumpangi itu telah mendarat di bandara Kualanamu (Medan). Saya binggung karena saya sudah lama tidak kesini. Namun tiba-tiba saja ada yang menegur saya dari belakang.

“Haii.. Sudah lama juga ya?” Tanya tante yang saya juga binggung siapa dia.

“Kamu pasti lupa sama tantemu ini kan?” tanyanya lagi.

Saya pun hanya binggung tidak bisa menjawab.

“Ini saya tante Irma lo” Lanjutnya lagi.

“Iya..iyaa… baru ingat saja tante.. maaf” spontan saya pun teringat dengan adik ayah saya. Rupanya tante yang datang menjemputku di sini. Setelah itu saya pun di jemput sampai tiba ke rumahnya. Sesampai di rumah kami pun lanjut makan siang. Setelah makan pun tante mengajak saya untuk ngobrol di ruang tamu.

Saya bertanya sama tante, di rumah kok sepi kali? tante pun hanya berkata bahwa memang rumahnya itu sepi. Suaminya masih pergi berlayar, sedangkan anak satu-satunya juga sedang kuliah di luar. Saat itu tante pun mengambil minuman untuk saya, tanpa sengaja saya pun melihat belahan dadanya yang terbalut BH yang warna hitam. Spontan batang saya pun jadi mengeras setelah melihat pemandangan tersebut. Dalam hati kalau ketahuan nanti pasti jadi masalah dech. Jadi saya pun langsung bilang mau istirahat saja.

“Ya.. tante juga mau istirahat dulu” kata tante

Waktu sampai di kamar pun perasaan jadi gelisah. Soalnya pandangan toket mulus tante tadi masih membayangi di pikiran saya. Saya pun berpikir lebih baik kunci kamar saja. Setelah itu pun saya melakukan masturbasi dengan membayangkan sedang memeras sambil menyedot puting dari tante. Ahh…enak banget rasanya ketika keluar. Setelah selesai pikiran saya pun masih tetap membayangi dadanya itu sampai-sampai saya ketiduran.

Tiba-tiba saya terbangun karena kedinginan, AC di kamar ternyata sangat dingin. Ternyata kulihat keluar jendela rupanya sudah malam saja, di tambah hujan deras. Lalu saya pun keluar dari kamar lantaran saya juga sedikit lapar. Saya pun tidak melihat siapapun di rumah itu. Saya pergi ke dapur dan hanya melihat pembantu yang sedang mencuci piring.

“Tante kemana ya bi?” tanya saya ke pembantu nya.

Pembantunya pun memberi tahu kalau tantenya itu sudah tidur daritadi setelah siap makan. “Ok de..aku balek kekamar saja deh”. Saat mau kembali kekamar saya tidak sengaja melihat kamar tante itu sudah tertutup. Saya masih saja teringat dengan dada tante yang mulus putih dan gede itu dan membuat saya semangat jadi ingin melihatnya lagi. Saya pingin tahu gimana si tante Irma kalau lagi tidur. Saya pun memberanikan mengintip dari lubang kunci pintu, namun sayang tidak nampak apa-apa karena lampunya ditutup.

Saya pun semakin penasaran saja. Saya langsung saja memegang gagang pintu dan benar saja pintunya itu tidak terkunci. Saya pun masuk dan sambil melirik kekanan kiri. Saat kulihat tidak ada siapa-siapa saya pun langsung masuk saja dan menutup pintunya. Ini kesempatan yang kutunggu. Namun saya terkejut setelah saya mendengar suara tante yang sedang tidur. Saya pun pelan-pelan merayap ke kamar tidur tante. Ku lihat baju tidur tante itu nampak kusut dan tampak pahanya yang mulus putih itu.

Saya pun tidak membuang kesempatan ini. Lalu saya memberanikan diri untuk meraba pelan-pelan paha tante sambil menurunkan sedikit celana saya. Tidak tahu kenapa tante pun tidak merasakan apapun. Nampaknya tante memang sangat capek dan tertidur sangat nyenyak. Batang penis saya pun sudah menegang. Ku beranikan diri untuk menaikkan tangan saya lagi untuk mengelus pelan-pelan dada tante. Saat itu saya pun langsung mendengar tante mendesah sedikit sehingga saya terkejut dan menarik tangan saya kembali. Saya pun takut ketahuan, selang tidak berapa lama saya kembali menaikkan tangan saya untuk memegang paha halus tante. Tangan kiri saya pun sambil mengocok kontol saya dengan tangan kanan sambil mencari dimana lubang memek tante. Setelah dapat disentuh tangan ku, rasanya sangat hangat sekali. Rupanya tante Irma  tidak memakai Celana dalam.

Saya pun semakin tidak tahan dan penis saya semakin membesar, kuputuskan untuk pelan-pelan membuka tali baju tidur tante. Setelah saya buka akhirnya saya bisa melihat dada tante di tengah-tengah kegelapan. Menurut saya ukuran dada itu C cup. Saya pun semakin berani untuk membaringkan diri disamping tante. Tidak beberapa lama tante pun bergeser kearah saya. Saya takut sekali kalau ketahuan, saya langsung terdiam. Ku tunggu hingga aman lalu saya melanjutkan permainan saya untuk memasukkan jari saya ke lubang memek tante. Saya pun juga sudah tidak tahan dan pelan-pelan mulai menindih badan tante. Asli sudah tidak tahan karena di depan saya sudah nampak begitu indahnya dada tante, saya pun lebih memberanikan diri untuk memasukkan batang saya yang sudah sangat tegang itu. Melihat memek tante yang sudah basah itu juga ku masukkan saja, tapi memang agak sulit. Tiba-tiba saja tante memegang saya, saya pun berpikir ini bakalan gawat karena saya sudah ketahuan. Rupanya memang tante tidak sadar dengan apa yang saya lakuin. Entah pura-pura tidak sadar atau memang tidak sadar saya pun tidak memikirkan sepanjang itu lagi.

Setelah itu saya pelan-pelan memasukkan pedang kebanggaan saya yang semakin membesar itu, dan akhirnya masuk tapi tidak semua. Saya wanti-wanti menunggu reaksi tante, tapi sama sekali tidak ada tanda-tanda kalau tante bakalan bangun. Saya coba memasukkan dengan dorongan yang kuat, sontak saya hantam saja penis saya ke lubang memek tante. Clup….terdengar suaranya.
“Apa yang kamu perbuat??” Tanya tante yang langsung terbangun.

“Ah..tante maaf..penis saya sudah tidak tahan ingin masuk kememek tante” balas saya dengan nada tanpa dosa.

Tante pun melawan ingin segera lepas dari dorongan kontol saya. Tapi memang wanita kurang berdaya jika sudah di tindih oleh pria. Saya pun melanjutkan permainan saya dan tante pun sudah merasakan nikmatnya dorongan penis saya yang besar itu. Namun sebentar saja saya sudah merasakan ingin keluar karena sudah tidak tahan dan terlalu cepat organsme. Gak ku sangka tante langsung marah.

“Kalau kamu berhenti saya akan laporkan ini ke ayahmu” ancam tante.

Saya pun hanya bisa tersenyum sambil menerima ancaman dari tante. Saya balikkan badan saya dan ku buka saja baju tante sambil berkata saya pengen rasain padatnya pantat tante. Tante ternyata kaget karena pantatnya itu belum pernah di masukkin siapapun termasuk suaminya. Saya pun sudah tidak peduli karena sudah tidak ada rasa takut sama sekali dan spontan ku masukkan langsung kontol saya dengan sekuat tenaga. Saya pun merasa kok hangat sekali di lubang pantat tante. Ternyata hangat itu dari bercak darah tante. Saya pun akhirnya memuncratkan mani saya ke dalam pantat tante.

 

Tidak sampai di sana, saya pun berulang-ulang memainkan penis saya ke memek tante sampai tante rasanya ingin pingsan saja karena tidak sanggup meladeni permainan saya. Tapi saya tidak mengira itu membuat tante menjadi ketagihan meminta saya mencumbui dia. Tapi saya perasaan itu hanya terasa 2 minggu saja lantaran saya harus balik ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Sampai sekarang saya pun hanya bisa membayangkan ketika saya ngentot dengan tante sambil onani ria di kamar saya ketika merasa bosan. Tutup DOMINO QQ.

GEGETQ – Montoknya Toket Tante Irma Yang Sedang Tidur

Posted By :

DOMINO QQ

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*