GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 1)

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 1)

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda – Pembantu di rumah kawan saya yang sudah kerja selama satu setengah tahun lamanya ini sudah betah untuk bekerja di sana karena disana dia sudah di anggap sebagai keluarga sendiri oleh orang tuanya kawan saya. Di sana dia diperlakukan dengan sangat baik oleh Pak Hartono, makanya sampai pembantunya ini rela memberikan segalanya untuk mengabdi kepada keluarga teman saya itu. Selama bekerja disana kehidupan pembantu nya pun sangat terjamin, setiap bulan pasti ada kiriman pulang lebih untuk keluarganya yang di kampung. Bahkan diketahui bibi Lasmi ini kadang harus melayani pak Hartono ketika istrinya sedang keluar rumah untuk arisan, dia juga tidak peduli dengan hal itu malah menikmatinya juga.

Bi Lasmi memang tinggal di kampung, namun kecantikannya juga tidak kalah dengan wanita yang tinggal di kota. Di usianya yang baru 32 tahun itu sebelumnya sudah memiliki suami dan kini sudah menjadi janda. Semenjak menjadi janda dia pun jadi lebih pintar merawat tubuhnya yang seksi itu sehingga saat ini menjadi sangat montok dan menggairahkan. Pah Hartono juga sangat menyukai dua gunung kembar yang dimiliki lasmi ini karena sangat montok dan menggoda, memang kulitnya  tidak seputih artis, tapi tubuh dia sangatlah terawat dan halus. Di bilang soal wajah juga tidak cantik sekali, tapi di balik itu lasmi memiliki daya tarik tersendiri, diliat tidak akan pernah bosan deh. Jelas Domino QQ.

Ketika Pak Hartono sedang tidak berada dirumah karena ada tugas dinas yang harus dilakukan, bi Lasmi pernah melakukan seks dengan penjaga rumahnya pak Hartono yang bernama Budianto. Merasa bosan dan kesepian karena di tinggal oleh pak Hartono serta merasa ada yang kurang setiap harinya yaitu melakukan seks, karena dia sendiri sudah terbiasa melakukan seks dengan pak Hartono setiap malam. Malam itu pun cuaca sangatlah dingin yang membuat dia sendiri tidak tahan ingin melakukan seks. Dia pun dengan nekat menggoda satpam pak Hartono itu dengan secara langsung mengajak Budianto untuk tidur di ranjangnya.

Saat itu udara yang sangat dingin membuat dirinya ingin melakukan seks, namun pak Hartono tidak ada dan istrinya pun sedang di rumah. Jadi dia memikirkan hari-harinya melakukan seks dengan tuannya itu, sampai karena sudah tidak tahan lagi dia pun menggoda pak Budianto untuk tidur dengannya. Namun karena Budianto menolak untuk tidur dengannya karena takut akan diketahui oleh majikannya itu, bi Lasmi pun terpaksa hanya bisa membayangkan saja waktu dia sedang berhubungan seks dengan majikannya itu dan membuat dia ketiduran.

Sudah sangat ingin melakukan seks namun tidak bisa itu pun malah membuat dia bermimpi melakukan seks dengan majikannya itu. Di mimpinya itu pak Hartono yang baru sampai di rumah pun langsung di tariknya ke kamar dia untuk melakukan hal yang sangat dia senangi, dia pun langsung membuka kancing baju majikannya itu, dan Pak Hartono pun tidak tinggal diam. Pak Hartono langsung saja menggunakan tangannya untuk meraih kedua buah dadanya yang besar itu dan langsung meremasnya dengan sangat keras. Bi Lasmi pun tidak tahan langsung memegang kepala majikannya untuk menghadapkan kedua dadanya itu ke muka nya pak Hartono. “hisap dengan kencang pak, sangat enak” desah Lasmi. Sungguh mimpi yang sangat indah, pikir Lasmi.

Ketika hari sudah pagi, perlahan kedua mata lasmi pelan-pelan terbuka dan kedua jarinya itu pun sedang memegang ke harta yang paling berharganya itu. Dia pun binggung kenapa bisa basah dan akhirnya dia sadar kalau dia sedang mimpi basah dengan pak Hartono. Dalam hatinya dia sangat senang karena bisa memimpikan majikannya itu dan dengan tidak sadar juga kadang lasmi sering menjerit menggairahkan tanpa takut di ketahui oleh istri dari Pak hartono. Namun pada akhirnya dia sendiri juga merasa ketakutan karena bagaimana jika istrinya masuk dan melihat saya sedang organsme sendirian dengan meneriakan nama suaminya itu.

Dia pun langsung dengan cepat terbangun karena dia berpikir bahwa pak Hartono lagi berada di kamarnya yang sudah pulang dari tugasnya di luar negeri, namun yang muncul bukanlah majikannya, melainkan anak tunggal dari pak Hartono bernama Jefri yang masih berusia 16 tahunan.

“Den Jefri?” sapa lasmi dengan nada agak terkejut.

“Ada perlu apa den sampai ke kamar bibi” tanyanya lagi kepada jefri yang ketika itu wajahnya langsung memerah.

Mungkin saja karena jefri melihat organsme dari lasmi itu makanya dia jadi begitu.

“Maaf bi..” jawab jefri dengan agak malu dan kepalanya hanya melihat kebawah karena malu itu.

“Tapi tadi den mau ngapain?” tanya lasmi karena terkejut melihat anak majikannya yang sampai berani masuk ke kamar nya.

“Tadi saya sebenarnya mau minta tolong buatin minuman untuk jefri..” jawabnya.

“Setelah saya buka pintu kamar bibi, saya langsung tidak tahan melihat bibi sedang teriak geli, jefri jadi tidak tahan” lanjutnya lagi.

“Aduh den.. itu tidak boleh lo, nanti kalau mama tahu gimana coba” jawab lasmi.

“Saya tahu itu salah, tapi…..” lanjut jefri dengan ragu.

“Tapi apa den?…” tanya binggung lasmi.

“Saya pengen lakuin hal itu sama bibi..”

Lasmi pun langsung terbengong seketika jefri bilang hal itu dan berpikir bahwa selama ini jefri tahu apa yang dia lakukan dengan ayahnya tersebut.

“Kenapa tiba-tiba den pengen lakuin itu” tanya lasmi dengan nada lembut.

“Iya bi, saya sering membayangkan melakukan itu dengan bibi” jawab jefri

“Jefri suka mengintip bibi yang sedang mandi” Jawab jefri yang sambil melirik ke baju dalamnya lasmi yang saat itu sedang terbuka.

Jefri pun hanya memasang muka malu ketika sedang melihat dua bukit kembar lasmi yang saat itu sedang tidak memakai BH. Lasmi pun langsung merapikan bajunya karena tidak enak jika nanti ibu dari jefri ini melihatnya dengan keadaaan seperti ini. Dalam hati lasmi berkata sungguh kurang ajar ini anak bau kencur, masih kecil tapi sudah memiliki hobi yang sama dengan ayahnya itu.

“Bi, tadi yang saya minta boleh kan” tanyanya lagi untuk memastikan.

“Boleh apa ya den?” jawab saya yang pura-pura tidak tahu maksudnya itu.

“Boleh itu bi, yang biasa bibi lakuin sama ayah di kamar belakang” jawab jefri lagi sambil mendekati ke arah Lasmi.

“Den jef, masih kecil jangan gitu kurang ajar dengan perempuan yang lebih tua dari kamu” bilangnya sambil menjauhi si jefri “Gak boleh” lanjutnya lagi.

“Tapi kok sama papa boleh? Nanti saya bilangin ke mama lo” nada jefri mengancam.

“Jangan den, ini tidak boleh di bilang pada siapapun” jawab lasmi panik.

“Itu artinya boleh kan bi jefri coba?” tanya nya lagi.

Dalam hati lasmi anak ini sungguh kurang ajar, berani-beraninya mengancam pula. Bagaimana nanti jika ini di bilang kepada istri dan orang lain. Bisa-bisa saya juga kena masalah, dengan terpaksa pun bi lasmi tersenyum kepada jefri sambil memegang tangannya.

“Jefri mau pegang ini ya?” tanya lasmi sambil mengambil tangannya untuk memegang dua bukit kembar nya itu.

“Iya bi..” jawabnya dengan nada gembira.

Jefri pun meremas kedua bukti kembar dari lasmi itu yang lumayan sangat besar “Gimana den enak kan rasanya?” Tanya lasmi sambil melirik ke wajah jefri itu.

“Rupanya anak kecil ini tampan juga, mirip dengan ayahnya” pikir lasmi.

Sebelumnya lasmi juga sedang merindukan sosok lelaki yang bisa memuaskannya, mungkin anak ini tidak sesuai dengan apa yang di harapkannya. Tapi lebih baik daripada tidak ada sama sekali.

Lasmi pun menjadi penasaran bagiamana jika melakukan seks dengan anak di bawah umur seperti anak majikannya itu. Pastinya masih lugu dan tidak tahu caranya dan harus di ajarkan lagi. Terpikir hal ini pun membuat lasmi menjadi terangsang sejenak. Jika yang hadir tadi adalah pak hartono mungkin sudah daritadi dia merasakan nikmatnya batang perkasanya itu dihisap oleh lasmi. Tapi apa daya, bukannya pak hartono tapi malah anaknya yang masih di bawah umur ini, dalam hati lasmi tidak boleh membuat dia ketakutan ataupun kaget karena bisa jadi masalah nantinya.

Lasmi pun sudah daritadi membiarkan jefri meremas kedua bukitnya itu dengan puas. Lasmi sengaja membungkukkan badannya agar terlihat bentuk yang montok dari dada nya itu. Jefri pun mencoba melintir-lintir putingnya itu sambil melihat wajah lasmi yang sedang menahan sesuatu seperti sedang meminta untuk di jilatin.

“Sakit ya bi?’ tanya jefri polos

“ngak kok den, lakuin saja terus den sampai den puas dan jangan berhenti” Jawab genit lasmi.

BACA PART SELANJUTNYA DI POSTINGAN BERIKUTNYA……………….

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 1)

Posting By :

Domino QQ

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*