GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 2)

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 2)

 

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 2) – Jefri pun hanya bisa mengikuti perintah dari Lasmi , jefri pun sangat menikmati meremas toket dari lasmi yang montok dan besar itu. Dan jefri pun rasanya ingin mencicipi dan menjilat puting dari lasmi. Lasmi terkejut dengan keberanian jefri yang tiba-tiba melakukan itu. Lasmi pun senang saja ketika putingnya itu di jilati oleh jefri walaupun rasanya beda dari isapan orang dewasa. Namun hal itu cukup membuat lasmi sangat terangsang. Di tambah tangan jefri sudah mulai berani turun menyentuh paha dari lasmi di balik baju tipisnya. Lasmi pun sudah mulai menikmati cumbuan serta sudah tidak sabar menunggu kelanjutan tangan jefri yang masih berada di pahanya itu. Namun sepertinya itu tidak terjadi dan lasmi langsung saja mendorong tangan jefri di balik roknya ke daerah paling sensitifnya. Sebelumnya lasmi memang tidak biasa menggunakan baju ketika melakukan seks. “Tidak bebas” lanjut dari lasmi.

BACA PART SEBELUMNYA…….

Jefri pun juga langsung terkejut ketika tangannya itu di dorong oleh lasmi ke area terlarang dari lasmi yang lembab dan hangat itu. Sampai jefri pun hampir menarik tangannya kembali namun di  tahan oleh lasmi.

“Tidak apa-apa den, pegang saja.. pelan-pelan saja den.. ya gitu den terus dan terus.. enak den” desah lasmi.

Jefri pun menjadi semangat ketika lasmi yang langsung meminta hal itu. Sambil melumat puting dari lasmi tangan jefri pun sudah mulai bermain di bibir vaginanya lasmi. Rasanya yang agak basah dan terasa sedikit hangat. Jefri pun mencoba menusuk ke tengah bibir dengan jarinya itu. Lasmi pun sudah semakin terdengar desahannya, Jefri melanjutkan permainannya. Jari jefri yang sudah basah itu semakin dalam bermain dengan vagina dari lasmi.

“Ahhh… masukin terus den.. ya den begitu terus.. Den sudah pintar ya..” Desah lasmi yang sudah semakin ganas.

Lasmi pun terus menyuruh jefri berbuat ini itu untuk memuaskan dirinya sendiri. Sambil menyuruh, lasmi pun juga sudah perlahan memegang jefri dengan melepas bajunya. Tangan lasmi pun langsung masuk ke celana dalam Jefri.

“ssssshhh….” desah lasmi dengan panas yang sudah memegang batang dari jefri yang sudah mengeras dan siap untuk meluncur.

Lasmi pun langsung melihat bagian bawah dan memang sudah tegang seperti tiang bendera. Walaupun tidak sebesar dari ayahnya tapi sangatlah besar bagi anak seumuran dia. Dengan perlahan lasmi pun mengocok batang dari jefri, dia pun desah keenakan.

“Ahh…. biii….enakkkk sekali…!!” desah manja jefri

Lasmi pun bisa tersenyum melihat reaksi dari jefri. Anak dari majikannya semakin menggemaskan saja. Keluguan dan kepolosan yang sudah membuat lasmi menikmati emutan bibir di kepala toketnya dan kelihaian jari dari jefri yang sudah mulai terbiasa dengan kobelan yang di suruh lasmi. Jefri pun sudah merasa tidak tahan dengan desakan yang hebat dalam dirinya itu. Sedangkan lasmi sendiri juga sudah merasakan rangsangan yang hebat dalam dirinya. Badan lasmi pun sudah bergetar dan tidak tahu mengapa dia menjadi begitu cepat terangsang. Mungkin karena sudah dari tadi malam dia ingin melakukannya ditambah ini dilakukan dengan anak di bawah umur.

Jefri pun terbengong dengan wajah bi lasmi yang sudah nampak sangat menikmati permainan ini. Goyangan dari lasmi sampai membuat jefri berhenti menghentikan permainannya. Bukan karena jefri yang sakit, tapi malah takut nanti lasmi yang sakit.

“Bi. Bibi kenapa? tidak apa-apa kan bi..? tanya jefri dengan polos

“Ngak kok den.. saya malah sedang menikmati apa yang dilakukan den ini..” jawab lasmi sambil mencium wajah tampan dari anak majikannya itu.

Dengan sangat nafsu lasmi pun sudah mulai menjilati mulut jefri menjadi sangat basah dengan kedua tangannya yang sudah mejelajahi seluruh tubuh jefri. Jefri pun membalas dengan meremas bukit kembar dari lasmi yang tanpa ada balutan sambil memainkan kepala puting dengan penuh bergairah.

“Ahhh…den.. sangat enak.. Den sudah mulai pengalaman..Ahhhh…!!” desah manja lasmi.

Lasmi pun sudah sangat menyukai anak dari majikannya itu. Dia ingin memberikan pengalaman yang tidak terlupakan untuk anak majikannya itu. Lasmi sangat yakin kalau jefri itu masih perjaka. Lasmi pun semakin terangsang dengan permainan ini dan sudah membayangkan jefri memuncratkan mani dari kontol yang masih perjaka ini. Lasmi pun sudah tidak tahan dan langsung mendorong jefri di ranjang dan mulai menjilati tubuhnya dari atas hingga bawah. Di bagian kontolnya itu lidah lasmi sudah naik turun untuk mencicipi rasa dari kontol perjaka. Setelah berselang beberapa menit lasmi pun langsung saja melumat batang super keras dari jefri ini dengan perlahan. crup…cruppp….crup…sampai terdengar suaranya emutannya.

Tanpa sadar seluruh tubuh jefri ini sudah bergertar merasakan nikmatnya cumbuan dari pembantunya itu yang sangat mahir. Apalagi disaat lasmi melumat kontolnya itu serta memaikan biji pelernya itu dengan lidahnya. Jefri pun merasakan perasaan mengebu-gebu saat di jelajahi oleh lasmi. Jefri pun sudah merasa tidak tahan lagi dan ingin memuncratkan cairan organsme itu dari ujung kepala kontolnya. Lasmi pun ternyata sudah merasakan hal itu, tapi lasmi masih belum puas dan langsung melepaskan emutannya itu dan menekan pangkal batang nya biar tidak jadi muncrat.

“Ah… Bi.. ada apa?” tanya jefri bingung karena sebelumnya dia merasakan ingin memuncratkan cairnya itu namun tiba-tiba jadi berhenti.

“Ngak apa kok den, tenang saja.. biar lebih enak den..” jawab lasmi yang langsung menaiki badan jefri.

Dengan menaiki badan dari jefri, lasmi langsung memegang batang dari jefri dan langsung memasukannya ke goa surganya itu. Perlahan lasmi sambil menggoyangkan tubuhnya hinga batang dari jefri pun perlahan ikut masuk.

“uhh…… gimana den..enak ngak?” tanya lasmi..

“ahhhh… aduu bi… sedapppp sekali.!” balasnya

Jefri merasakan batang milik nya itu seperti di tarik kedalam memek dari lasmi. Sangat terasa kali tarikannya. Jefri pun menggerakan pantatnya naik turun, dan membuat batang keras jefri ikut bergerak cepat mengikuti gerakan itu.  Lasmi pun merasa dia tidak mau kalah dengan goyangan si jefri. Lasmi juga menggoyangkan pantatnya untuk menimbangkan gerakan dari jefri yang semakin lihai itu.

“Ahhh……den..sangat enak sekali… tusuk lebih kerassss den…!” jerit lasmi seperti sedag kerasukan.

“Iya den… teruss…seperti itu.. lebih dalam den…ahhh…uhhh…”

Jefri pun langsung menaikan tempo goyangnya karena cairan tadi yang sudah sempat berhenti mau muncrat tiba-tiba ini kembali mau muncrat.

“Bi… ini saya sudah mau keluar…” jeritnya..

“Iya den… keluarin aja di dalam den.. ngak apa-apa. Bibi juga sudah mencapai puncaknya ini den.. ya den teruss tusukk…ahhh denn….” desah lasmi yang semakin keras.

Jefri pun menahan agar tidak keluar dulu dengan sekuat tenaga sambil menusuk memek dari lasmi itu dengan semakin kencang dan akhirnya jefri pun mulai kewalahan menandingi goyangan dari pembantunya itu yang sudah sangat pegalaman dalam bercinta. Sampai jefri pun sempat berdiri untuk memeluk dan sambil mengelut puting dari lasmi, akhirnya jefri pun memuncratkan cairannya itu berkali-kali ke dalam lubang memeknya itu.

“crooottt…..crotttt………..crottt………….!!”

“Ahkkk……………” Lasmi juga sudah mengeluarkan cairannya.

Seluruh tubuh lasmi bergetar dengan kencang yang lagi dipeluk oleh jefri.

“Wah…den.. kamu hebat sekali…”

Dan akhirnya keduanya pun memutar-mutar di ranjang dan menikmati sisa dari permainan seks yang sangat nikmat dan enak ini. Terlihat keduanya pun sangat capek setelah selesai dan nafasnya pun menjadi tersengal-sengal. Keringat dari keduannya pun sudah berjatuhan walaupun cuaca saat itu sangat dingin. Lasmi pun sambil tersenyum dan meilirik genit ke arah jefri.

“Den.. gimana?enak tidak??..” tanya lasmi dengan genit

“Iya bi.. enak banget.. baru pertama kali jefri merasakan kenikmatan ini” jawab jefri lagi.

Jefri pun rasanya masih belum puas dan sesekali meremas dan mencolek buah dada dari lasmi yang ada di depannya itu.

“Ih…den genit yaa….” kata lasmi genit.

Tak selesai sampai disana, lasmi pun perlahan mengelus lembut kontol dari anak majikannya itu hingga mulai mengeras kembali.

“Ini saya emut lagi ya den..?”

Jefri pun hanya bisa mengiyakan saja apa yang di minta lasmi dan merasakan enaknya emutan dari pembantunya itu. Mereka berulang melakukan permainan itu tanpa peduli dengan waktu. Dan akhirnya jefri pun meninggalkan kamar lasmi dengan badan yang nampak kecapekan. Tapi wajah jefri saat itu menjadi sangat bersemi-semi karena di berikan pengalaman yang tak terlupakan oleh pembantunya itu. Mereka pun jadi sering melakukannya berulang kali ketika Pak Hartono tidak ada di rumah tanpa menghiraukan keberadaan istrinya itu. Tutup Domino QQ.

GEGETQ – Kenyalnya Toket Pembantu Janda (PART 2)

Posted By :

Domino QQ

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*