GEGETQ Domino QQ DOMINO QQ AGEN CAPSA TAHUNQQ DOMINO168 BANDAR KIU ONLINE Agen Poker Indonesia KARTUREJEKI PASANG IKLAN DISINI PASANG IKLAN DISINI BORNEOPOKER AREADOMINO ZONADEPO
RESMIPOKER CEPATPOKER
BANDAR KIU - Diperkosa Ayah Tiri Sampai Ketagihan ML
CEPAT POKER
Domino QQ

Diperkosa Ayah Tiri Sampai Ketagihan ML

BANDAR KIU – Diperkosa Ayah Tiri Sampai Ketagihan ML – Lidya yang masih berusia 17 tahun itu merupakan gadis yang sangat cantik dan sangat putih. Dia sekarang pun tinggal bersama dengan ibu dan ayah tirinya. Ayah kandungnya sendiri sudah meninggal sekitar 10 tahun yang lalu. Ayah tirinya yang sekarang di ketahui sudah berusia 36 tahun. Ayah tirinya yang bernama Doni pun sudah lama penasaran ingin merasakan perawan anak tirinya yang sangat cantik itu.

Ayah tirinya pun sering menelan liurnya sendiri ketika melihat kemolekan badan anak tirinya itu. Apalagi ketika lidya sedang mengepel, ayah tirinya sampai melotot melihat kemontokan toket dan pantatnya. Setelah sering melihat anak tirinya yang seksi dan montok itu pun ayah tirinya jadi timbul hasrat ingin menyaksikan anak tirinya sedang telanjang dan ingin menyetubuhinya. Doni pun saat itu mendapatkan akal. Ketika lidya dan ibunya sedang keluar, doni pun langsung saja membuat lubang di pintu kamar mandi itu yang terbuat dari papan.

Suatu hari lidya pun ingin pergi mandi, doni pun sudah bersiap untuk menunggu lidya masuk kekamar mandi dan sudah siap utnuk mengintip lidya mandi dari lubang yang sudah di buatnya itu. Lidya ketika itu hanya mengenakan handuk puith dan setelah pintunya di kunci lidya pun langsung saja membuka handuknya tanpa ragu. Doni pun langsung saja mengintip dan tidak tahan nafsu sampai terlihat menelan liurnya setelah melihat pemandangan yang indah itu. Setelah melihat itu membuat gairah doni sangat menjadi tidak tertahan. Apalagi ketika melihat toket anak tirinya itu yang masih sangat kencang dan puting yang masih merah muda itu. Tidak hanya itu, doni juga melirik ke bagian paling intim lidya. Memek lidya yang di tutupi bulu-bulu halus itu semakin membuat doni semakin bergairah untuk menyetubuhi anak tirinya itu.

Doni pun tahu kalau lidya sering keluar untuk pipis di malam hari. Di malam hari doni pun sengaja menunggu lidya untuk pergi ke kamar mandi. Begitu lidya masuk kekamar mandi, doni pun langsung saja masuk ke kamar lidya dan menunggu dia kembali. Ketika lidya kembali dari kamar mandi dan mengunci pintu kamarnya doni langsung saja keluar dari belakang lemari. Lidya pun terkejut dan bengong ketika melihat ayah tirinya itu. Doni pun memberikan isyarat melalui tangannya agar tidak menjerit. Saat itu liday pun mundur karena ketakutan dengan kehadiran ayah tirinya. Doni pun langsung saja menhampirinya dan lidya pun siap untuk berteriak.  Namun tangan doni lebih cepat bergerak untuk menutupi mulutnya. “Jangan teriak!!..” ancam doni yang membuat lidya semakin ketakutan.

Doni pun langsung saja memeluk lidya yang masih sangat belia itu, kemudian menjilati bibirnya dengan bertubi-tubi. Lidya pun kesusahan untuk bernafas. “Santai saja, nanti saya kasih uang jajan” rayu doni yang sudah tidak bisa menahan nafsunya. Lidya pun asyik di kulum saja bibirnya sama doni. Lidya pun hanya memejamkan mata dengan mulut terbuka. Ternyata rintihan lidya sudah semakin melemah bahkan kedua tangannya sudah memegang bahu doni. Senangnya doni ketika lidya sudah mulai membalas ciumannya dengan penuh nafsu juga.

“Pak….Jangan…!” Tolak lidya ketika pakaiannya mau di lepas sama doni. Akhirnya sekarang lidya hanya mengenakan BH dan celana dalam saja. Setelah itu doni pun langsung saja melepaskan pakaiannya sendiri. Lidya pun langsung bergerak ke tempat tidur dan menutupi tubuhnya yang hampir telanjang itu dengan selimutnya. Lidya tampank bingung harus berbuat apa, antara mempertahankan kehormatannya atau menigkuti nafsunya. Ternyata nafsu lidya lebih besar daripada mempertahankan kehormatannya. Doni pun langsung saja menarik selimut yang di pakai lidya. Setelah itu lidya pun di peluk dari belakang dan merasakan hangatnya penis doni yang sudah menegang itu sedang menggesek-gesek ke pantatnya itu. Dengan penuh nafsu doni pun mencumbui leher lidya hingga membuat gadis belia itu merinding bukan main. Setelah itu doni pun membalikkan tubuh lidya, gadis itu melawan ingin melepaskan diri namun doni langsung saja menindihnya dan kedua tangannya pun sambil memegang dua bukit kembar lidya.

Lidya pun sudah agak pasrah dengan tindakan ayah tirinya itu dan sudah mulai berhenti melawan. Lidya pun merasakan kenikmatan ketika kedua toketnya itu di cumbui doni secara bergantian. Toketnya yang masih sangat kencang itu pun bergertar ketika doni ingin melahap puting yang masih merah muda itu. Lidya hanya menjerit kecil mungkin karena sedang menikmati kuluman doni.

“Pak…jangan…sshhh….emmm….”

Selang beberapa lama pun akhirnya lidya tidak memberontak dan sudah diam. Lidya hanya pasrah toketnya di kulum sama ayah tirinya itu. Tercium aroma harum perawan itu memang sangat menyegarkan sehingga membuat nafsu doni semakin memuncak. Toket lidya pun semakin mengeras dan semakin menonjol saja putingnya. Melihat putingnya yang semakin tegang itu pun membuat doni semakin menjilatinya dengan penuh nafsu.

“Pak.. saya takut….” jelas lidya sambil mendesah halus.

“Tidak usah takut.. nanti saya kasih uang jajan..” jawab doni

“Saya takut nanti ibu bangun pak…sshh..”

“Ibumu tidak akan bangun sampai pagi.. dia sudah saya kasih minum obat tidur..”

Lidya pun sudah mulai bergairah saat doni menggerakan tangannya di puting kemaluannya yang sudah mulai membengkak itu. “Tetek kamu sungguh nikmat sekali” bisik doni sambil menelan liurnya itu. Tangan doni pun sudah mulai bergerak menuju ke belahan kue apemnya lidya. Sentuhan lembut doni membuat lidya perlahan membuka kedua pahanya itu. Di tambah batang penis yang sudah sangat mengeras tadi itu bergesekan dengan paha lidya. Lidya pun tampak sekali ingin memegang penis dari ayah tirinya itu. Sementara itu doni pun perlahan meraba bulu-bulu halus lidya dengan tangannya.

“Shh…..shhh….ehmmm….” mata lidya pun sudah tidak bisa di buka lagi sambil menikmati sentuhan halus doni. Akhirnya paha lidya pun sudah terbuka lebar sehingga membuat doni sudah mulai menggesekkan penisnya di bibir memeknya itu. Lidya pun dengan spontan saya langsung memegan penis dari doni. Tapi mungkin karena malu dia pun melepaskan kembali dan di hentikan oleh doni.

“Tidak apa-apa lidya.. pegang saja.. lakukan sesukamu”

Lidya pun langsung saja memegang penis doni tanpa malu lagi. Doni pun langsung menundukkan kepalanya ke arah memek vagina yang sangat indah itu, tampak masih merah dan sangatlah halus. Doni pun sudah tidak tahan juga ketika melihat langsung memek vagina yang merah itu dan langsung saja dia mencium bibir memek lidya dengan penuh nafsu.
“Kenapa nak? sakit ya?” tanya doni

Lidya hanya menggelengkan kepalanya yang pertanda tidak sakit dan doni pun menjadi lebih bersemengatan untuk menjilati memek lidya. Lidah doni yang sudah memasuki bagian dalam memek lidya pun membuat lidya semakin tidak tahan menahan nafsu yang sudah semakin meledak itu. Seluruh tubuh lidya terlihat tegang dan asik bergerak sana sini karena nikmatnya di jilati oleh doni. Akhirnya doni pun sudah mulai mau memasukkan kepala penis nya yang sangat besar itu ke lubang memek lidya yang pastinya masih sempit itu. Doni pun sudah mulai menekan pantatnya dan seketika lidya pun menjerit kesakitan.

“Pak..aghh……Ahhhh…. sakit pak…” lidya merintih kesakitan ketika selendir perawannya di pecahkan oleh bapak tirinya sendiri. Doni yang melihat itu pun tidak menghiraukannya dan terus saja memasukkan penisnya ke dalam memek yang masih sangat sulit itu. Secara perlahan doni memasukkannya dan berulang ulang itu membuat lidya semakin menikmati permainan ayah tirinya.

“Ayo goyangkan pantat mu ke kanan dan kiri ya lidya..” Ajar doni sambil meggoyankan pantatnya

“Ehmmm…baiklah…ahh….” Jawab lidya sambil mendesah nikmat. Lidya pun menggoyangkan seperti yang di ajari doni. Lidya merasakan kenikmatan tiada duanya setelah memeknya di aduk-aduk penis doni.

“Ah…terus pak..enak sekali….” pinta lidya yang membuat doni semakin kencang untuk menggoyangkan penisnya. Lidya pun tidak mau kalah dan dia pun juga semakin kencang menggoyangkan pinggulnya untuk mengimbangi gerakan doni.

“Ouch….saya sudah mau keluar ini pak….”

“Ya sayang..tahan sebentar yaa….ahhh….”

Doni pun sudah mulai mencapai klimaksnya dan “Agghhh….” jerit lidya sambil memegang pantat doni dengan kedua kakinya. Sambil di tekan pantatnya, doni pun semakin memasukkan penisnya ke dalam sambil mendesah nikmat.

“Ahh……oowhh……. Crott…crottt………….”

Terlihat memek basah oleh semburan sperma doni yang sangat banyak. Akhirnya mereka berdua pun mencapai batasnya. Keduanya pun menjadi lemas dan hanya terbaring lemas di kasur dengan doni sedang menindih lidya dan penis yang masih belum di cabut itu.

Akhirnya keduanya pun berpelukan dengan rasa penuh nikmat karena permainan mereka yang sangat membuat nafsu mereka bangkit. Lidya pun akhirnya berdiri dan mengeluarkan penis dari doni. Doni pun akhirnya kembali memakai baju dan kembali kekamar dia sendiri dan tidur dengan tenang. tutup BANDAR KIU.

BANDAR KIU – Diperkosa Ayah Tiri Sampai Ketagihan ML

Posted By :

 BANDAR KIU

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GEGETQ
GEGETQ © 2017 Kumpulan Cerita Dewasa Dan Iklan Banner Judi Online Terpercaya
%d blogger menyukai ini: