GEGETQ Domino QQ DOMINO QQ AGEN CAPSA TAHUNQQ DOMINO168 BANDAR KIU ONLINE Agen Poker Indonesia KARTUREJEKI PASANG IKLAN DISINI PASANG IKLAN DISINI BORNEOPOKER AREADOMINO ZONADEPO
RESMIPOKER CEPATPOKER
Pengalaman ML Di Dalam Toko Dengan Anak Bos
CEPAT POKER
Domino QQ

Pengalaman ML Di Dalam Toko Dengan Anak Bos

BANDAR KIU – Pengalaman ML Di Dalam Toko Dengan Anak Bos – Nama saya Heryanto. Saat ini usia saya masih 19 tahun. Dari teman saya pun pernah mengatakan kalau saya itu tampan dengan badan yang lumayan tinggi dan tegap. Saat ini saya tidak kuliah dan lebih memilih untuk mencari pekerjaan untuk membantu kebutuhan ekonomi keluarga saya. Ketika masih duduk di bangku SMA banyak anak gadis yang menyukai saya karena wajah saya yang tampan. Tapi saya memang belum kepikiran untuk kearah sana.

Saya yang baru lulus SMA pun sedang mencari pekerjaan. Saya melihat iklan lowongan kerja di koran, saat itu yang membuat saya tertarik adalah toko baju yang baru saja buka. Mereka mencari seorang pegawai, setelah saya melihat alamatnya saya pun langsung bergegas menuju ke toko tersebut dengan sepeda motorku. Berselang 15 menit saya pun akhirnya sampai di toko tersebut dan saya melihat toko baju yang lumayan besar dan aku pun memutuskan untuk masuk. Saat saya masuk saya tidak melihat ada orang lain kecuali seorang tante yang berusia sekitar 50 tahun gitu sedang duduk di tempat kasir. Setelah itu saya pun memutuskan untuk menghampirinya, saya hanya tersenyum padanya dan dia pun membalas senyuman saya.

“Maaf nyonya.. saya sedang mencari pekerjaan” Saya pun langsung membuka pembicaraan.

“Oh… iya dek.. karyawan kami baru saja keluar, kamu bisa bekerja di sini kok”

Setelah itu nyonya yang mungkin juga pemilik toko itu pun langsung membahas tentang peraturan untuk kerja di toko dia.

“Wah.. kamu cepat mengerti ya..” puji nyonya bos itu.

Setelah mendengarnya saya pun hanya tersenyum kecil saja. Ternyata setelah tahu nama nyonya itu adalah Susan. Kulitnya putih dengan rambut panjang dan wajahnya yang cantik di usianya yang tidak mudah itu.

“Oh ya Her..Saya mau keluar sebentar.. tolong kamu jaga toko bentar ya..”

“tapi saya kan baru kerja nyonya…”

“gak apa-apa..nanti saya suruh anak saya turun temani kamu..”

“ehmmm… ok deh kalau begitu..” balas saya.

Setelah itu nyonya pun langsung memanggil anaknya turun.

“Nanda….nandaa….” dari tangga belakang terdengar suara gadis menjawab panggilan nyonya.”

Setelah di panggil, gadis muda itu pun langsung keluar. Setelah melihatnya saya terpesona sesaat karena gadis ini sungguh cantik dengan badan yang montok. Toketnya lumayan besar dan pantatnya yang tampak sangat montok itu dan kulitnya yang putih. Selama ini saya tidak pernah melihat senyuman yang sangat manis seperti dia. Jujur saya jatuh cinta sama dia pada pandangan pertama.

Setelah anaknya turun, nyonya pun langsung saja pergi begitu saja. Saya pun memberanikan diri untuk mempekenalkan diri.

“hai…”

“Haii..pegawai baru ya..?” tanya dia..

“Iya kak…” saya jawab sambil tersenyum.

Setelah itu kami pun ngobrol-ngobrol sebentar. Ternyata usia nanda sama dengan usia saya. Mamanya sibuk dengan perkejaannya, begitu juga dengan ayahnya. Jadi nanda pun sering membantu jaga toko jika ibunya sedang keluar mengurus pekerjaan lain. Selang 5 menit kami berbincang ada pelanggan yang datang dan saya pun dengan cepat melayaninya biar saya bisa ngobrol lagi. Setelah siap melayani pelanngan tersebut, saya pun dengan cepat kembali ke meja kasir untuk ngobrol dengan nanda.

“Biasanya jam segini masih belum rame her.. jam 3 gitu baru mulai banyak pengunjung” nanda menjelaskan

“Ohh….”saya hanya menjawab sambil mengangguk

Dari tadi kami ngobrol, saya baru menyadari nanda asyik juga orangnya.

“Nan..jadi kamu sudah punya pacar..?” tanya saya iseng

“Belum si.. kalau kamu sendiri gimana?”

“Aku juga belum nan..hehe..”

“Owh.. berarti sama-sama jomblo donk…” kata nanda sambil tersenyum.

Saya pun hanya bisa tersenyum, dalam hati saya sangat ingin bertanya “apa kamu tidak suka sama saya” namun apa daya saya baru kali ini berkeringat ketika ngobrol sama cewek. Saya masih gugup ngobrol sama dia karena terlalu cantiknya dia.

“Napa her.. panas ya?” tanya nanda

“Ehm… tidak kok nan..”

“Jadi kenapa daritadi keringatan..?”

“iya nan… heehe..” sambil mengangguk

Tidak lama kemudian ada pelanggan masuk lagi dan saya pun melayaninya dengan cepat.

“Kamu asyik juga ya orangnya her..” puji dia yang spontan membuat saya sedikit terkejut. Ternyata candaan saya bisa meluluhkan hatinya.

“Kamu juga asyik kok orangnya nan..” balas saya dengan tersenyum.

Dengan wajahnya yang sangat manis itu membuat penis saya tidak tahan rasanya ingin berdiri saja. Kami pun sempat berpandangan sejenak. Setelah itu saya pun memberanikan diri untuk menciumnya. Rasanya jantung ini pengen copot saja ketika menciumnya. Takutnya dia lapor pula ke ibunya, tapi ternyata dia malah tidak memberontak dan membalas ciuman saya. Ini juga ciuman pertama saya, saya kulum bibirnya itu dengan penuh nafsu. Saya pun tidak bisa menahan tangan saya untuk meremas toketnya yang besar itu. Ketika itu nanda pun agak terkejut dengan tindakan saya, tapi sepertinya dia juga sudah nafsu dan membiarkan saya meremas toketnya itu. Selang beberapa menit nanda pun berhenti.

“her..lebih baik kamu kunci pintunya dulu deh.. daripada nanti ada yang masuk…”

Saya pun dengan cepat bergerak ke pintu masuk dan saya langsung mengunci pintu dan saya ganti tanda pintu itu menjadi “CLOSE”

Setelah mengunci pintu saya pun bergegas menuju ke arah nanda lagi. Saat itu nanda pun langsung mengajak saya ke kamarnya dan kami pun bergerak ke lantai 2 tempat kamarnya berada. Baru saja masuk kekamarnya saya pun langsung mencium bibirnya lagi dan ku kulum dengan sangat nafsu bibirnya yang merah itu dan nanda pun membalas ciuman saya dengan sangat nafsu juga. Tangan saya yang ingin bergerak itu pun langsung saja meremas toketnya lagi. Kali ini toketnya terasa agak mengeras, Setelah beberapa menit saya pun langsung saja membuka pakaian saya. Setelah saya buka nampak sekali penis saya yang sudah menegang dan sangat besar itu. Nanda melihat itu pun rasanya seperti terkejut dan jijik. Mungkin baru kali ini nanda melihat penis secara langsung, saya pun sebenarnya belum pernah sama sekali berhubungan badan dengan wanita. Saya hanya pernah melihatnya dari film bokep yang saya nonton.

Nanda yang saat itu masih binggung mau di apain penis saya hanya perlahan menyentuh penis saya. Saya pun langsung mengarahkan penis saya ke mulutnya biar penis saya di hisap sama nanda.

“jangan ah her.. saya jijik..”

“Ayo nan.. gak apa-apa.. nanti kamu akan tau kenikmatannya setelah jilat penis saya..” rayu saya biar nanda mau menghisapnya. Akhirnya nanda pun mau menghisapnya, mungkin dia sudah terpancing kata-kata saya atau memang dia sudah nafsu juga. Dia langsung saja memasukkan penis saya ke mulutnya yang mungil itu. Nanda yang belum pernah melakukannya pun hanya perlahan menjilati penis saya. Awalnya si sangat kaku, tapi setelah beberapa menit rasanya sangat nikmat, ini pertama kalinya saya merasakan kenikmatan seperti ini.

Setelah nanda merasa puas menjilat dan menghisap penis saya, nanda pun berdiri dan dia tersenyum pada saya sehinggam mebuat nafsu saya semakin melonjak. Saya pun tidak ragu-ragu lagi untuk membuka bajunya dengan perlahan. Nanda pun tidak menolak dan malah tersenyum lagi kepada saya. Saya pun yakin kalau nanda pun sudah nafsu juga seperti saya. Setelah nanda yang saya telanjangi itu, saya pun melihat pemandangan yang bagus itu dulu. Saya pun melihat langsung toketnya yang montok dan putingnya yang masih kecil dengan puting yang masih sangat merah. Di bagian bawah saya juga melihat memekny yang masih sangat bersih dengan bulu yang masih halus. Setelah saya puas melihatnya saya langsung saja menjilati pentil toketnya dengan perlahan dan tangan kiri saya sambil memainkan puting sebelahnya lagi. Nanda yang saat itu geli tapi tampaknya dia sangat menikmatinya, itu terdengar dari desahan halusnya. Setelah saya puas dengan menjilati toketnya saya pun kembali mencium dia, tapi kali ini tangan saya sudah meraba bagian memeknya yang halus itu.

Memeknya yang halus itu pertanda kalau dia sangat merawat memeknya itu. Setelah saya puas dan nafsu yang semakin bertambah saya pun mendorongnya ke tempat tidurnya.

“Kamu mau ngapain her..??” tanya dia yang masih bingung itu.

“Saya mau memasukkan batang ini ke memek kamu nan.. Awalnya memang sakit.. tapi nanti kamu juga akan menikmati rasanya..” rayu saya lagi.

“Jangan her… saya masih perawan..”

Saya pun sudah tidak menghiraukan jawaban dia karena saya yang sudah sangat nafsu. Saat itu memek nanda juga sudah basah, sementara nanda hanya bisa merintih dan menolak “jangan her..” Saya yang mendengar itu sebenarnya agak kasihan, tapi saya yang sudah terlanjur nafsu tidak bisa menahannya dan saya pun memutuskan untuk memasukkan penis saya ke memek nanda yang sudah basah itu.

Saya pun berusahan sepelan mungkin memasukkannya, nanda pun hanya bisa berteriak dengan keras saat saya sudah mulai memaksakan untuk masukin penis saya. Saya akui sangat sulit untuk memasukkan penis saya ke memek nanda yang masih sangat sempit itu. Setelah penis saya yang sudah masuk sedikit saya melihat wajah nanda yang sedang menangis kesakitan.

Setelah beberapa menit akhirnya penis saya pun masuk sepenuhnya ke memek nanda. Seperti yang saya bilang nanda pun akhirnya menikmati permainan saya dan dia sudah tidak meronta lagi. Dia sudah tenang karena sudah terbiasa. Saya pun goyangkan penis saya keluar masuk dengan perlahan dan semakin cepat.

“Ah…her…enak sekali.. terus her.. jangan berhenti…”

Penis saya yang sudah masuk semua ke memek itu rasanya seperti di pijit oleh memeknya itu. Ini benar-benar kenikmatan yang tiada duanya lagi sampai-sampai saya memejamkan mata saya sejenak untuk menikmati anugrah yang diberikan ini. Sementara itu nanda masih mengeluarkan air mata dan dia pun sudah mulai berkeringat.

Entah kenapa saat saya melihat wajahnya yang penuh keringat itu membuat saya semakin nafsu untuk mempercepat goyangan saya. Nanda pun menjerit lebih keras karena tusukan saya yang makin kencang.

“Ahkk…….ssshhh……Her…sungguh enak sekali her…ahhhh…” Desah nanda yang membuat saya semakin enggan untuk melepaskan goyangan saya.

Sekitar 15 menit saya merasakan kenikmatan itu, nanda pun akhirnya mencapai organsme. Saya pun merasakan ada cairan hangat yang membasahi penis saya dari dalam memek nanda. Saat itu saya pun langsung mencabut penis saya,dan saya kocokkan dengan cepat pas di depan wajahnya.Akhirnya sperma saya juga sudah keluar dengan membasahi wajahnya.

Setelah itu nanda pun hanya terbaring lemas, Saya yang melihat dia yang rasanya sangat capek itu sebenarnya saya kasihan. Tapi setelah saya liat bentuk tubuhnya yang montok itu dan dibasahi keringat saya pun terpancing untuk melanjutkannya lagi. Saya pun langsung saja menghadapkan penis saya ke memek dia, setelah saya sudah mendapatkan posisi yang ideal saya pun kembali memasukkan penis saya dan kali ini sudah agak gampang. Saya pun langsung saja goyang dengan sangat cepat sekali hingga nanda kembali menjerit dengan sangat keras. Kali ini penis saya di pijit lebih keras daripada yang  tadi. Kali ini benar-benar sangat nikmat sekali.

“Ahh..her… terus her..lebih cepat lagi….”

“baik sayang….”

Saya pun mempercepat gerakan saya yang membuat nanda semakin menikmati permainn saya.

“Ahh…..Benar-benar sangat enak her…sshhhh…”

Saya juga baru pertama kali merasakan nikmatnya bercinta dengan wanita. Pijatan pada penis saya membuat saya mendesah kecil dan tak hentinya mengeluarkan keringat. Setelah 15 menit kemudian saya pun merasakan ada cairan hangat kembali memebasahi penis saya. Saya pun langsung mengeluarkan penis saya dan kali ini saya keluarkan sperma saya pas di toketnya itu. Kami akhirnya terbaring lemas dan kami berpelukan dalam keadaan basah.

“gimana nan..enak gak?”

“Sangat enak her.. baru kali saya meraskaan kenikmatan yang seperti ini.. terima kasih ya…” jawab dia sambil tersenyum.

“Saya yang harus berterima kasih nan..” balas saya sambil mencium bibirnya.

Setelah itu kami pun segera membereskan diri dan saya bersihkan bekas darah perawan nanda, setelah itu kami pun mandi bersama dan kami pun kembali menjaga toko. Setelah jam 5 sore, nyonya pun kembali ke toko. Dia pun senang melihat cara kerja sayadan menerima saya sebagai pegawai tetapnya di toko.

Setiap hari jika toko sedang sepi saya pun sering bercinta lagi dengan nanda di kamarnya. Dalam hati saya berpikir kalau saya ini sangat beruntung bsia bekerja di toko itu. Tutup BANDAR KIU.

Pengalaman ML Di Dalam Toko Dengan Anak Bos

Posted By :

BANDAR KIU

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GEGETQ
GEGETQ © 2017 Kumpulan Cerita Dewasa Dan Iklan Banner Judi Online Terpercaya
%d blogger menyukai ini: